
Di ruas jalan tersebut, tepatnya di dekat traffic light Polres Jakarta Utara, setidaknya berjajar 6 penjual undur-undur. Undur-undur itu diletakkan dalam nampan plastik berisi debu. Tersedia sendok plastik guna mengais undur-undur saat pembeli memintanya. “Cuma Rp 1.500 per ekor. Saya carinya ke anak-anak di kampung-kampung. Saya belinya Rp. 1.000 per ekor,” kata Darman (34), salah satu penjual undur-undur.
Meski telah minum berbagai obat, luka di bawah jempol kaki kanan tak kunjung, sembuh, malah bertambah parah. Tak ayal, dokter menganjurkan agar kakinya diamputasi. Beruntung, ia bertemu Dr. Budi Sugiarto Widjaja, TCM, yang menganjurkan agar ia mengonsumsi undur-undur hidup. Setelah selama sebulan mengonsumsi undur-undur, luka di kakinya mengering tanpa berbekas. Kadar gula darahnya pun mulai stabil.
Sementara itu, Suganda (45) merasa tambah bugar setelah mengonsumsi dua ekor undur-undur setiap hari. Pria yang tinggal di Cirebon, Jawa Barat ini, juga memberikan undur-undur bagi burung perkututnya. Suganda dan para penggemar perkutut di daerahnya percaya, undur-undur membuat burung peliharaan mereka memiliki suara merdu. la juga yakin undur-undur bisa meningkatkan stamina perkutut, sehingga tak mudah terserang flu. Katanya lagi, undur-undur mampu mengatasi diabetes, migrain, dan rematik.
Asam Lemak Omega-3
Undur-undur ada dua jenis, yaitu yang hidup di darat dan di laut. Pertama, undur-undur darat. Jenis ini banyak ditemui di sekitar rumah yang halamannya berpasir.
Rumahnya sebagai perangkap (seperti laba-laba), terlihat seperti lingkaran atau lubang di pasir. Serangga atau semut yang lewat akan terjebak dalam lubang pasir tadi, dan menjadi santapan lezat si undur-undur.
Binatang ini masuk dalam ordo neuroptera (serangga bersayap jala). Cirinya, mulut menggigit dan mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk jala. Siklus hidupnya dari telur, larva, pupa (kepompong), imago. Jadi, undur-undur merupakan larva dari suatu fase dalam metamorfosis sempurna serangga. Kedua, undur-undur laut. Biasanya dipakai sebagai umpan untuk memancing. Undur-undur laut memiliki khasiat sama dengan undur-undur darat. Binatang ini mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) tinggi.
Hasil penelitian mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, yakni Dindin Hidayatul Mursyidin, Salahuddin Muhammad, Dian Pribadi Perkasa, Sekendriana, dan Prabowo, menunjukkan bahwa undur-undur laut mengandung lemak total antara 17,22-21,56 persen. Kandungan asam lemak omega-3 total (EPA dan DHA) juga cukup tinggi, berkisar antara 7,75-14,48 persen lebih tinggi dibandingkan dengan jenis crustacea lain seperti udang, lobster, dan beberapa jenis kepiting.
Kandungan EPA (6,41-8,43 persen) lebih tinggi daripada DHA (1,34 – 6,57 persen). Penelitian kelima mahasiswa ini telah dipresentasikan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, undur-undur dapat dikonsumsi langsung. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut tentang kandungan gizi yang lain, seperti mineral atau protein. Juga mengenai senyawa yang merugikan seperti logam berat dan racun.
Harus Hidup
Sebuah penelitian lain menyatakan, binatang ini berfungsi sebagai antidiabetes karena mengandung sulfonilurea. Zat ini melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin.
Ketika insulin dalam tubuh menurun, sementara kadar glukosa darah meningkat, akan terjadi ketidakseimbangan. Insulin sebagai penghasil energi berkurang, sehingga tubuh mudah terkena penyakit.
Sulfonilurea termasuk agen oral hipoglikemik (zat yang berfungsi menurunkan glukosa darah) pada pengidap diabetes tipe-2. Sulfonilurea meningkatkan pengeluaran hormon insulin oleh pankreas. Adanya asam lemak omega-3 dalam undur-undur diyakini dapat menaikkan kadar insulin, sehingga bisa menurunkan kadar gula pada pasien DM. Walaupun sudah terbukti khasiatnya, undur-undur sebagai obat alternatif bagi diabetesi masih menjadi polemik di dunia kedokteran.
Dr. Budi kerap meresepkan undur-undur untuk mengatasi gangguan gangren akibat kadar gula darah tinggi. Dalam teori Traditional Chinese Medicine (TCM), kata Dr. Budi, serangga ini berkhasiat melancarkan peredaran darah. Hewan ini mirip cacing tanah dan lintah yang dapat menembus atau menghancurkan gumpalan-gumpalan dalam pembuluh darah.
Diyakininya, undur-undur dapat membuat regenerasi sel menjadi lebih baik. “Mungkin karena sifat hewan ini suka mengerik tanah, hingga mampu menghancurkan plak-plak di dalam pembuluh darah,” ujarnya. Cara mengonsumsinya ada dua macam. Pertama, langsung ditelan sebanyak 3-5 ekor, sehari dua kali. Kedua, dimasukkan ke dalam kapsul, lalu diminum sehari dua kali (pagi dan sore).
Untuk kasus seperti Sukirno, Dr. Budi menganjurkan minum 2 kapsul undur-undur dua kali sehari. Setiap kapsul berisi 5 ekor undur-undur.
Dr. Budi mengingatkan undur-undur itu harus dalam keadaan hidup. “Undur-undur bisa bertahan hidup di dalam kapsul selama empat jam. Undur-undur yang sudah mati, khasiatnya akan jauh berkurang,” katanya. Mau coba?
sumber: http://nuansaonline.net/index.php?option=com_content&task=view&id=99&Itemid=35
itu buat semua diabetes? apa cuma yang sudah kronis?
Bagus Juga tuch infonya perlu nanti buat ibu saya yg sakit diabetes
hmm, selain itu, penderita diabetes sebenarnya bisa berusaha untuk menghilangkan ketergantungan dengan obat, dngan menjaga gula darahnya…
misalnya ketika habis makan, sebaiknya dilanjutkan dengan aktivitas lain seperti menyapu atau yag lainnya, dengan menggerakkan tubuh seperti itu, kita dapat mengontrol gula darah, aktivitas seperti ini tidak hanya untuk penderita diabetes, tetapi juga untuk kita-kita yg sehat.
selain itu, resep ini bisa dicoba dan pernah diuji oleh seorang wanta penderita diabetes di sebuah rumah sakit di Bogor, yaitu dengan meminum air rebusan (daun sirih hijau dan daun sirih merah)…yang beliau rasakan sejak minum itu, gatal-gatal ditubuh berkurang, bahkan gula darah beliau pun menjadi stabil.
Baru sempat mampir nih!
Liat-liat dulu….
Situsnya bagus nih!
apalagi kalau disuguhi makan!
hehehehehhehehe
Kunjungan balik ya sob, ini blog saya
http://guladarahrendah.blogspot.com/
Salam kenal….
Buat penderita strook bs ga Bos. Kasian tuh tetangga saya ga kunjung sembuh,katanya karena kadar gulanya tinggi.. Mksh tuk infonya
saya masih butuh info yg lebih banyak mengenai gula darah . tolong infonya
Ibu saya terkena diabetes tipe 2,skrng sdng mngkonsumsi bawang merah mNtah 3x shari untk menurnkan kadar gulanya…
Apabila mNgkonsumsi nya brsamaan dengn undur-undur ada efeknya gak y?
saya baru tahu kl undur-undur ada manfaat untuk pengobatan, dulu saya gunakan cm untuk umpan pancing. ada keluarga saya terkena diabetes akan saya sarankan mengkonsumsi undur-undur tp yang jelas dengan izin Allah semuanya akan sembuh…
ternyata binatang seperti itu berguna juga buat kesehatan,,,
terima kasih atas informasinya gan,,
salam kenal,,,,:)
mau tanya pak..maksud nya harus hidup itu apakah waktu di telan harus hidup? karena kalau dicuci pke air panas undur-undur nya langsung mati baru di telan..
mohon penjelasan nya
trims
trims ats infonya…cara pengobatannya gmn apa d telan hidup2 or d cuci dlu mhon penjelasannya.trims.
apa efek samping dari mengkonsumsi undur undur mati?
apakah ada efek samping dari mengkonsumsi undur undur yang sudah mati?
blog bagus ne
emm,oge tetangga saya mengkonsumsi undur-undur,oge tetep lemes.
saya sangat senang dengan artikel ini. karena sudah dari thn 1994-2011, saya slalu menolong orang sakit dgn undur-undur…. bukan hanya diabetes tp ada beberapa penyakit dalam. namun semua pasien, tidak saya beritahukan apa yang ditelan. yang penting pasien sembuh. Insya Allah dgn izin Allah SWT smua penyakit bs di sembuhkan.